23 Oktober 2008

Welcome Baby....


My baby girl has arrived on 10.10.2008 at 10 am. Her weight is 3,53 kg and her length is 51 cm. Welcome to the world, baby.
Thank God for giving me, my husband, and Abang Joshua, a beautiful baby girl.
Her name is Hizkia Anggraini Uli Panjaitan, and her nickname is Sissy.
We love you so much, baby...and we've been waiting for you.

04 September 2008

One of The beauty of Marriage

Dari semua keindahan dari pernikahan, ada satu keindahan yang pengen gue share disini. It's Simple and sweet, but it surely will give you something to be smiled of.


Keindahan itu adalah, elo bisa menggandeng tangan pasangan lo anytime lo sedang bersama dia. Saat bergandengan tangan yang paling berarti buat gue adalah ketika gue dan Hotma bergandengan tangan pas tidur. Rasanya ISTIMEWA. Dan setiap saat gue kebangun dan tangan gue terlepas dari tangan dia, gue bisa langsung gandeng tangan dia lagi. Rasanya indah banget ketika gue kebangun karena Hotma gue narik tangan gue untuk digandeng.


I've told you, it's simple and sweet, but it surely will give you something to be smiled of... I don't know how other couples think about it, but at least for me, it is one of the beauty of Marriage.

03 September 2008

I Know HOW to Handle My SON!!!!

Pagi ini gue nganter sekolah anak gue. Selama bulan September dia masuk jam 7, jadi gue yang akan antar dia setiap pagi. Tapi pagi ini gue keseeeeeeell banget sama 1 guru di sekolah si Jojo.

Jadi gini ceritanya, di sekolah Jojo, kalau pagi ada anak - anak yang bertugas menyambut teman - teman yang lain. Anak - anak itu ditemenin sama satu guru. Kebetulan pagi ini Jojo agak lebih rewel dari biasanya, gue rasa sih karena dia semalem tidur lebih malam, jadi tidurnya kurang. Dari bangun pagi dia udah nangis, trus agak dipaksa mandi. Sepanjang jalan dari rumah menuju sekolah dia diem aja, tapi dia mau pas gue gandeng tangan dia. Pas sampe di sekolah, dia ngga mau turun dari mobil, agak ngambek. Akhirnya dia mau, tapi ketika dia sampe di anak - anak penyambut itu tadi, dia kabur. Trus gue tangkep dan gue peluk. Ini nih yang nyebelin, saat gue lagi meluk dia dan berusaha membujuk dia, si guru pendamping itu tiba - tiba narik Jojo dari gue dan langsung gendong Jojo. Tangan Jojo yang lagi gandeng tangan gue pun dilepas dengan paksa. Trus langsung dibawa kabur Jojonya. I KNOW HOW TO HANDLE MY SON AND I DON'T THINK THAT WAS THE RIGHT WAY!!

Gila, kesel banget!!! Sementara gue lagi berusaha bikin anak gue suka sekolah, eh si guru itu malah melakukan sesuatu yang bisa bikin anak gue trauma!! Dan, guru itu tuh bukan wali kelasnya Jojo, jadi bisa dibilang, Jojo aja ngga kenal siapa dia. Dan yang pasti guru itu ngga kenal sama Jojo. Gue ngga suka banget sama tindakan ibu guru itu. Kalo Ibu Meita, wali kelasnya Jojo, akan "mengambil" Jojo dari pengantarnya dengan cara yang baik - baik, ngga dengan paksaan kaya tadi pagi.

argh, kesel banget! Gue sekarang hanya bisa berdoa "Tuhan, berkati dan temani Jojo hari ini. Amin"

02 September 2008

One BIG Mistake that I Did Today

Inilah bahayanya mengetik SMS disaat konsentrasi sedang menurun.

Pagi ini gue lagi menegur asisten gue dengan agak keras (menurut gue sih tensi gue udah agak keras, ngga tau ya kalo dia ngga kerasa), karena hasil kerja dia jauh dari apa yang gue harapkan. Tiba - tiba my Big Boss a.k.a the President Director masuk ke ruangan gue dan menegur gue dengan agak keras (juga) dan tanpa memberi kesempatan gue untuk membela diri.

Trus pas gue lagi kesel2nya, gue bermaksud kirim SMS untuk suami gue yang isinya "Sebel, abis dimarahin sama Pak *****". Daaaaan, DAS!!!! ketika gue pencet tombol SEND, gue baruuuu sadar kalo recipientnya adalah si Pak ***** itu. Atau singkatnya gue salah kirim sms ke Big Boss gue.

Halahh....kacau..kacau..

Moral of the story:
1. Jangan kirim sms disaat konsentrasi sedang menurun;
2. Jangan terlalu reaktif dalam menanggapi sesuatu.

01 September 2008

Dari Handphone!!

Canggih deh! Ini pertama kalinya nyobain nge-blog pake HP. Lumayan untuk iseng - iseng sementara sang baba lagi mencoba menidurkan sang anak. Eh, bukan karena sang ami ngga mau nidurin anak loh. Tapi lebih karena sang baba ingin dekat - dekat anaknya dan kebetulan perut sang ami yang sudah semakin besar menyulitkan sang ami untuk melakukan terlalu banyak manuver.

udah ah. Tidur dulu yaaa....

29 Agustus 2008

Today's Celotehan

Hari ini nganterin Jojo sekolah
One word: Seneng! Hihi, biarpun harus bangun 40 menit lebih pagi.
Jadi hari ini dimulai dengan ngajak ngomong Jojo yang masih tidur. Untungnya masih disautin dan dia hari ini ngga terlalu susah bangun. Malah tanpa disuruh mandi pun, dia udah jalan sendiri kedepan kamar mandi. Lucu, pas bajunya dibuka, bulunya langsung berdiri semua. Kedinginan dia.
Yaudah, proses mandi berjalan lancar. Sampai ketika dia lihat gue bawa baju seragam dia hari ini. Sempet agak cranky, tapi kelihaian gue sebagai ibu membuat dia bisa ketawa - ketawa lagi dan sukses berangkat tanpa rewel (ciyeh gue!).
Pas sampe sekolah, dia sempet ngga mau turun dari mobil, akhirnya dengan sedikit pancingan, bergandengantanganlah kami memasuki sekolah. Begitu masuk sempet sedikit berhenti dan mau kabur keluar, tp, sekali lagi, sukses masuk ke sekolah. Begitu ketemu gurunya, langsung Jojo diserahkan ke gurunya dan Ami pun kabur. Ngintip-ngintip dari luar, dan ternyata anaknya ngga nangis!! Huraaaay... Tempel sticker deh.

Arogansi Pengguna Jalan Raya
Perjalanan berlanjut menuju kantor. Pas sudah sampe di Jalan Raya Bekasi, seperti biasa jalur yang harusnya dipakai kearah Bekasi dipakai sama sejuta umat Bekasi yang mau ke Jakarta. Bedanya, hari ini gue lihat ada satu sepeda yang diklaksonin sama banyak motor karena dia jalan ngga secepat motor (ya iyalah!). Agak kasihan ngelihat pengendara sepeda itu, padahal dia juga jalannya udah dipinggir. Dalam hati sempet bergumam "dasar motor, ngga sabar banget sih!". Tapi gue langsung sadar, gue juga sering begitu. Yah, inilah arogansi pengguna jalan raya.

My "baby" has born!
Yipeeeee. My baby has born. Bukan my real baby tentunya, tapi anak perusahaan kantor gue. Mengingat semua proses pendirian PT ini menjadi tanggung jawab gue, jadi dengan ditandatanganinya akta pendirian hari ini, rasanya seperti melahirkan anak. Senang!

Thank God!
Dari semua yang terjadi hari ini, THANK GOD!!!!!!!

28 Agustus 2008

Pemandangan Menyedihkan di Pagi Hari

Pagi ini gue berangkat kerja dengan rute yang biasa, Kelapa Gading - Pulomas - Pulogadung - Cakung. Semua berjalan baik sampai gue lihat pemandangan yang sangat menyedihkan di depan Pulogadung Trade Center (PTC).

Gue lihat serombongan orang, serombongan kecil yang rasanya ngga lebih dari 15 orang, jalan sambil membawa bendera kuning. Di tengah - tengah rombongan itu, ada seorang bapak - bapak menggendong jenazah yang sudah terbujur kaku. Gue ngga lihat jelas, tapi yang pasti jenazah itu ngga dibawa pake keranda (tempat menggusung jenazah tuh namanya keranda bukan? CMIIW). Cuma digendong, terbungkus kain batik dari kepala sampai kaki dan ukuran jenazahnya kecil, mungkin hanya 1 meteran. Gue pikir pasti yang meninggal masih anak - anak.

Since, gue cinta banget sama anak gue, gue sedih banget liat rombongan itu. Somehow, gue bisa berempati sekali sama keluarga yang ditinggalkan. Kenapa ya anak itu bisa meninggal? What has happened to him/her? Kok rombongan yang mengiringi sedikit sekali ya?

Yah, semua akhirnya hanya bisa diakhiri dengan helaan napas dan doa singkat yang teriring.